Pasuruan—Sehari setelah diterjangan hujan dan angin puting beliung, pelayanan di Kawasan Wisata Halal Ngopibareng Pintulangit kembali normal. Pantauan di lapangan, beberapa petugas kebersihan juga telah membersihkan sisa-sisa terjangan puting beliung.

“Mulai kemarin sore kawasan ini sudah kami buka. Kemarin kami bersihkan dan karena pengunjung masih terus berdatangan, kemarin sore kami tetap melakukan pelayanan,” kata Manajer Ngopibareng PintuLangit, Farid Irawan, Minggu 10 November 2019.

Menurut dia, sesaat setelah terjadi puting beliung, petugas kebersihan juga langsung bekerja. Sekitar tiga jam paska kejadian, mayoritas puing sisa ambruknya kanopi juga sudah bisa dibersihkan sehingga Ngopibareng PintuLangit bisa kembali dibuka.

Pada Sabtu sore hingga malam, jumlah pengunjung juga terus berdatangan untuk menikmati sajian Kober Mie Setan yang merupakan andalan kuliner di lokasi wisata ini.

Begitu juga pada Minggu hari ini, jumlah pengunjung juga masih sama seperti hari-hari biasanya. Mereka menikmati sajian Kober Mie Setan sekaligus menikmati suasana dingin kawasan Ngopibareng PintuLangit.

Farid mengatakan, angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu kemarin tidak hanya merusak beberapa properti di Ngopobareng PintuLangit tapi juga menumbangkan beberapa pohon dan merusak rumah warga diKawasan Prigen.

Di ngopibareng PintuLangit sendiri ada dua pohon yang rantingnya patah dan menimpa dua mobil yang terparkir di bawahnya. “Kami sebenarnya sudah memangkas ranting-ranting pohon untuk antisipasi musim hujan, tapi puting beliung kemarin memang sangat besar,” ujarnya.

Farid mengatakan, untuk dua mobil yang tertimpa ranting pohon, pihaknya sudah berkomunikasi untuk melakukan perbaikan. “Meskipun ini bencana alam, tapi sebagai bentuk tanggung jawab kami tetap membantu mereka,” kata dia.

Begitu juga pengunjung yang mengalami memar atau mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan semestinya. “Tentu kami siap membantu jika dibutuhkan. Kami berterimakasih pada para pengunjung yang telah ikut berpartisipasi membantu paska terjadinya bencana ini,” ujarnya.

Sekadar diketahui hujan disertai angin puting beliung menerjang kawasan Ledug, Prigen, Pasuruan, Sabtu, 9 November 2019. Terjangan angin kencang yang terjadi pada pukul 14.30 WIB ini juga membuat pohon-pohon yang ada di jalan raya menuju Tretes juga banyak yang roboh, rumah-rumah warga juga banyak yang rusak. (Red)