Surabaya Viral – DPW PKB Jawa Timur akhirnya resmi menempati kantor baru yang beralamat di Jl. Gayungsari Timur Menanggal Surabaya. Hal ini menyusul pelaksanaan eksekusi oleh PN Surabaya pada tanggal 13 Nopember yang lalu, terhadap Gedung Astranawa yang semenjak tahun 2006 dikuasai oleh Choirul Anam.

Peresmian sengaja dilaksanakan 10 hari sesudah eksekusi Minggu (24/11/2019), karena PKB menyelenggarakan khotmil quran selama 10 hari berturut-turut dalam rangka mencari berkah sekaligus pemenuhan nadzar.

Sebelumnya diberitakan bahwa Ketua DPW PKB Jatim pernah bernadzar yakni apabila PKB memenangkan gugatan atas gedung astranawa, maka akan menggelar khotmil quran selama 10 hari berturut-turut.

Puncak khotmil quran dilaksanakan pada tanggal 23 nopember 2019 dirangkai dengan kegiatan antara lain mengadakan santunan sebanyak 150 anak yatim piatu, malam mujahadah dan silaturrahim bersama seluruh Ketua DPC PKB Se-Jawa Timur, ta’arruf bersama warga dan masyarakat sekitar, serta dimeriahkan dengan bacaan shalawat nabi muhammad saw dengan menghadirkan Ishari dari Kabupaten Mojokerto dan Jombang.

Menariknya, selepas kegiatan santunan anak yatim piatu, dilakukan pelepasan tirai penutup huruf timbul yang bertuliskan Graha GD pekabe Jatim yang dilakukan oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar dan Ketua DPW PKB Jatim H Abdul Halim Iskandar.

Nampak jajaran pengurus PKB yang duduk di DPRD Propinsi Jawa Timur turut hadir antara lain Fauzan Fuadi (ketua fraksi), Anik Maslahah (wakil ketua dprd jatim), Aliyadi (Ketua Komisi B), Hikmah Bafagih, Ahmad Tamim dan lain-lain.

Para kepala daerah PKB yang hadir antara lain Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Bupati Sidoarjo Saiful Illah.

Hadir mewakil Ketua Umum PKB, sekjend Moh Hasanuddin wahid. Ketua dan sekretaris dpw pkb jatim, KH Muhsin Ghazali dan KH Makin Abbas juga kompak hadir.

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar mengaku bersyukur, akhirnya gedung Astranawa kembali ke PKB. Kembali ke PKB artinya kembali menjadi milik NU. Milik NU artinya bukan milik perorangan, melainkan milik umat. ‘Mudah2an Grha GD ini berkah, bermanfaat untuk warga NU dan PKB, dan bisa menjadi pelecut kader PKB dimanapun untuk semakin semangat membesarkan PKB di Jawa Timur,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar, mengaku ikut senang dan bangga akhirnya PKB mendapatkan kembali haknya. “Semoga kedepan perjuangan PKB terus dimudahkan oleh Allah SWT, tetap kompak dan dekat dengan umat. Jangan seperti kacang lupa dengan kulitnya. Ingatlah selalu. PKB dilahirkan oleh NU,” tegasnya. (Ach/red)