Surabaya – Mantan Kapolda Jatim terlihat terkesan dengan militansi yang ditunjukkan pendukung Persebaya, Bonek. Bonek memenuhi seluruh stadion Gelora Bung Tomo (GBT) kala menjamu Persis Solo dalam laga uji coba, Sabtu 11 Januari 2020.


Menurutnya, Bonek rindu dengan atmosfir pertandingan setelah kompetisi Liga 1 berakhir Desember 2019 lalu. Praktis tidak ada pertandingan yang bisa disaksikan pecinta sepak bola Surabaya.


“Luar biasa, militansi dan kreativitas bonek dalam mendukung timnya. Ini yang perlu didukung,” kata Machfud, Minggu 12 Januari 2020.


Di mata pria yang tengah mencari tiket menuju Pilwali Surabaya itu menganggap pengelolaan Bonek sangat bagus. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap menjadi stigma negative di mata masyarakat.


“Tahun-tahun sebelumnya apapun dilakukan, karena pengelolaannya belum bagus. Aku eling, akeh sing menek stadion (saya ingat, banyak yang memanjat stadion) untuk nonton Persebaya. Itu gak bener dan berbahaya,” imbuh pria asli Ketintang itu.


Oleh karena itu purnawirawan jenderal polisi bintang dua itu berharap Bonek terus diberi panggung untuk menyalurkan kreativitasnya.
Atmosfir stadion GBT itu membuatnya menghubungi Ketua PSSI, Mochammad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule, melalui video panggilan.


“Pak Iwan, saya sedang di GBT bersama saudara-saudara saya sesama Arek Suroboyo. Bonek. Lihat kreativitasnya. Ayo kapan nonton bareng ke GBT,” kata Machfud sambal memutarkan ponselnya ke sekeliling stadion untuk memamerkan suasana GBT ke Iwan Bule.


Dalam kesempatan tersebut, Machfud Arifin didampingi Emha Ainun Nadjib di tribun VVIP. Dia juga berkesempatan menyanyikan Song for Pride sebelum kick off dimulai.


Dalam uji coba tersebut, Persebaya menggasak Persis Solo, 4-0. Adapun gol-gol Persebaya dicetak Hansamu Yama menit 29 melalui sepakan penalti. Adapun tiga gol lainnya disumbang pemain anyar, Patrich Wanggai menit 72, M.Alwi menyumbang sebiji gol menit 75, dan ditutup Osvaldo Haay yang mencetak gol menit 82. (Red)