SURABAYA- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim menjalin kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) University di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan pengembangan SDM. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai dengan Wakil Rektor IPB Drajat Martianto di Gedung Negara Grahadi, Kamis (10/2) malam.

Penandatanganan kerjasama tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Rektor IPB University Prof Dr Arif Satria. Kedua belah pihak berharap bahwa kerjasama ini dapat memberikan impact dan kemanfaatan yang besar bagi Pelayanan masyarakat.

Rektor IPB Arif Satria menjelaskan, kedepan akan berkolaborasi dengan BPSDM Jatim untuk menggagas Sekolah Pemerintahan Desa. Hal tersebut dimaksudkan untuk penguatan perangkat desa agar mampu menunjang sistem pemerintahan desa yang lebih baik dengan pengembangan berbagai inovasi.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut baik dan mendukung penuh gagasan penyelenggaraan Sekolah Pemerintahan Desa. Sebagai salah satu dari dua provinsi yang mendapatkan mandat sebagai pilot project Corporate University, Pemprov telah melakukan banyak hal untuk penguatan-penguatan kapasitas. “Sekolah Pemerintahan Desa ini dapat menjadi salah satu breakthrough. Semoga Action Plan yang telah dicanangkan dapat dilaksanakan dan terukur,” tutur Gubernur Khofifah.

Sementara itu, Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, pihaknya akan fokus pada pengembangan kompetensi SDM Kepala Desa dan Perangkat Desa. Secara teknis, BPSDM Jatim akan segera mengundang narasumber yang kompeten dari IPB untuk mendukung Diklat Peningkatan Kapasitas SDM Bagi Kepala Desa di Jatim mulai tahun ini. termasuk akan menyusun kurikulum materi bersama IPB University untuk lebih memperkuat Pelatihan-Pelatihan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelatihan yang diselenggarakan oleh BPSDM Jawa Timur

“Perjanjian kerjasama ini sudah diawali oleh ibu gubernur dengan Rektor IPB University di Bogor pada tanggal 22 Januari . Maka kerjasama kali ini merupakan tindak lanjut yang akan segera kita realisasikan. Nanti tanggal 14-18 Februari kita akan langsung kolaborasi untuk Diklat Peningkatan Kapasitas SDM Kepala Desa,” tutur Aries. (Sal/red)