SURABAYA – Para kafilah yang membela nama Jawa Timur (Jatim) di ajang Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI Tahun 2021 di Kota Sofifi, Maluku Utara, 14-23 Oktober 2021, bisa memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Jatim.

Harapan tersebut, disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada acara pelepasan kafilah Jatim yang akan mengikuti seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI di Kota Sofifi, Maluku Utara, 14-23 Oktober 2021, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (13/10/2021) malam.

Penampilan terbaik kafilah ini, sekaligus menjadi kado istimewa di hari jadi Provinsi Jatim ke-76. “Kami yakin para pelatih dan pembina sudah mempersiapkan sebaik-baiknya agar Jatim menjadi juara,’’ ucapnya.

Khofifah juga memohon doa dan restu di HUT Provinsi Jatim ke 76, bahwa program yang dibuat dan dijalankan Pemprov Jatim dapat memberikan manfaat barokah bagi masyarakat Jatim.

Pihaknya ingin penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional bisa diselenggarakan di Jatim. Sebab, sudah lama Jatim absen sebagai tuan rumah MTQ.

Untuk itu, Khofifah mengirimkan surat kepada Menteri Agama. Surat itu dikirim sebelum Menag dijabat Gus Yaqut Cholil Qoumas.

“Sejak tahun 1974 acara bagi pembaca Qur’an ini tak pernah diadakan di Jatim. Kita sudah kirim surat ke Menag supaya ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ setelah Kalsel,” jelasnya.

Di STQ ini, kontingen Jatim berkekuatan 52 kafilah. Terdiri dari peserta musabaqoh 23 orang, pendamping peserta anak-anak 4 orang, pembina 9 orang dan offisial 14 orang, serta tenaga kesehatan 2 orang.

STQ melombakan Tilawah Dewasa Putra Putri, Tilawah Anak Anak Putra Putri, Cabang MHQ 1 juz dan Tilawah Putra Putri, MHQ 5 juz, 10 juz, 20 juz, 30 juz Putra Putri, Tafsir Bahasa Arab Putra Putri dan Cabang baru Hafalan Hadist 100 Sanad dan Matan dan Hafalan Hadist 500 tanpa sanad. (sal/red)


Kirim dari Fast Notepad