Surabaya – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur meluncurkan program inovasi tahun ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).

“Programnya adalah ‘ASN Belajar’, yang saat ini sudah berjalan hingga seri 13,” ujar Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai di Surabaya, Jumat.

Program belajar bagi ASN yang diselenggarakan secara virtual ini awalnya ditujukan bagi ASN Pemprov Jatim. Namun, karena antusias tinggi maka sekarang diikuti ASN di Indonesia.

ASN Belajar mengangkat tema berbeda setiap serinya. Seri 13 kali ini bertemakan “Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas”.

Menurut dia, tema tersebut menarik karena saling memberikan dukungan dalam membangun Indonesia tanpa batas, dan diharapkan semua elemen masyarakat, terutama disabilitas bagian dari tumpuan harapan bersama.

“Ini karena saudara-saudara kita yang disabilitas telah menunjukkan karya-karya luar biasa dari berbagai sektor.
Kami berharap kolaborasi terus terjalin serta akan lebih banyak kebangkitan sosial ekonomi yang dihasilkan dan kesejahteraan bersama,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, salah seorang narasumber yakni Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Bappenas RI yang diwakili Staf Ahli Perencanaan Pengembangan Program, Dwi Rahayuningtyas.

“Beliau mengungkapkan kebijakan-kebijakan pemerintah yang melibatkan penyandang disabilitas pada perencanaan pembangunan serta keberpihakan aksesibilitas pada setiap fasilitas-fasilitas dan pelayanan publik,” katanya.

Narasumber lainnya adalah Ketua DPD Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Provinsi Jawa Timur, Sulistyowati, dan ditemani sang suami, Joko Widodo, yang seorang organisatoris penyandang disabilitas.

“Beliau berdua menyampaikan testimoni terhadap kebijakan pemerintah dan dampak langsung yang dirasakan oleh penyandang disabilitas,” tutur Aries.

“Beliau juga menyampaikan masukan-masukan membangun untuk perbaikan pelayanan publik bagi para penyandang disabilitas,” tambah mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim tersebut.

Sementara itu, webinar yang dikemas dalam bentuk talkshow ini berjalan gayeng dan menginspirasi, terlebih dengan penampilan grup musik “Distra Band” yang merupakan binaan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang Dinas Sosial Jatim.

Tak itu saja, dalam seri kali ini juga dibagikan merchandise berupa karya-karya para difabel binaan UPT Rehabilitasi Sosial Tuna Rungu Wicara Pasuruan Dinas Sosial Jatim untuk 10 orang yang berpartisipasi aktif.

Dikemas oleh apik oleh WePro Communication dan dibawakan dengan menarik oleh host Grace Mamahit, program ini berhasil menarik perhatian 2.358 peserta yang mengikuti melalui zoom meeting dan Youtube BPSDM JATIM TV.

“Bagi para ASN yang melewati program ini bisa menyaksikan kembali melalui Youtube BPSDM JATIM TV. Dan, jangn lupa ikuti terus ASN Belajar setiap Kamis dengan berbagai tema menarik,” kata Aries. (*)