SURABAYA VIRAL - Prof. Masdar Hilmy, M.A., Ph.D dilantik Menteri Agama Nazarudin Umar sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya periode 2026-2030, Kamis (15/10/2026).
Nama Masdar Hilmy tidak asing, dia pernah menjabat Rektor UINSA pada periode 2018-2022, sebelum Akh Muzakki menjabat rektor UINSA.
Bersumber dari uinsa.ac.id, Prof Masdar adalah Guru Besar dalam bidang Ilmu Sosiologi, yang diangkat secara resmi pada 1 Desember 2015.
Selain aktif sebagai pendidik dan peneliti, Prof. Masdar Hilmy juga dikenal sebagai pemikir Islam kontemporer yang banyak mengkaji isu-isu Islam, demokrasi, politik, moderatisme, dan pendidikan Islam.
Dalam perjalanan akademiknya, ia telah menghasilkan berbagai karya ilmiah berupa buku dan artikel yang dipublikasikan di tingkat nasional maupun internasional.
Di samping itu, ia kerap menjadi pembicara dalam seminar, konferensi, dan pelatihan akademik baik di dalam maupun luar negeri. Pemikirannya juga menjangkau publik luas melalui tulisan opini populer di berbagai media nasional.
Ketua LP Maarif PWNU Jatim ini adalah akademisi kelahiran Tegal, 2 Maret 1971, yang memiliki rekam jejak panjang di dunia akademik. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UINSA ini menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Sunan Ampel Surabaya (1990–1994) sebelum melanjutkan studi ke Kanada dan Australia.
UINSA Mendunia
Prof. Masdar dalam penyampaiannya usai dilantik menjelaskan, bahwa melalui visi UINSA Goes Global, kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan reputasi akademik serta pembenahan ekosistem penelitian kampus.
"Saya ingin membawa UINSA goes global; mengangkat marwah dan reputasi UINSA di panggung akademik nasional dan internasional," ujar Prof. Masdar saat memaparkan arah strategis kepemimpinannya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Prof. Masdar telah menyiapkan serangkaian langkah taktis yang menitikberatkan pada peningkatan mutu riset dan publikasi.
"Visi ini dilakukan melalui strategi peningkatan produktivitas akademik dosen dan guru besar UINSA, meningkatkan indeks sitasi karya akademik mereka, dan menciptakan ekosistem penelitian yang berkualitas sesuai standar internasional," tuturnya.
Selain itu, Prof. Masdar juga menekankan, bahwa keberhasilan agenda besar ini membutuhkan soliditas dari seluruh elemen civitas akademika.
Dalam ajakannya, Rektor yang menempuh studi magister di McGill University, Kanada, dan meraih gelar doktor dari University of Melbourne, Australia, ini mengimbau seluruh pihak untuk menjaga iklim kampus yang kondusif.
"Pesan khusus kepada segenap civitas akademika UINSA; mari kembali menata kehidupan kampus yang kondusif, produktif, dan bermartabat. Misi ini tidak akan tercapai tanpa partisipasi, kebersamaan, dan kolegialitas antar sesama," tegas Prof. Masdar yang sebelumnya menjabat Direktur Pascasarjana UINSA ini. (Sal/red)