Dini Hari, Emil Dardak Pantau Titik Api Karhutla di Bukit Kingkong Gunung Bromo

Dini Hari, Emil Dardak Pantau Titik Api Karhutla di Bukit Kingkong Gunung Bromo. (Red)
Dini Hari, Emil Dardak Pantau Titik Api Karhutla di Bukit Kingkong Gunung Bromo. (Red)
banner 728x90

SURABAYA VIRAL - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, bergerak cepat merespons insiden kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Gunung Bromo.

Usai menyelesaikan agenda kerja di Jakarta, Emil langsung bertolak menuju lokasi begitu menerima laporan peningkatan intensitas kobaran api dari tim lapangan pada Rabu malam (12/08/2026) pukul 19.00 WIB.

Menempuh perjalanan darat usai penerbangan, Emil tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 02.07 WIB dini hari. Kehadirannya di titik lokasi ditujukan untuk memastikan koordinasi penanganan darurat berjalan optimal serta meninjau langsung upaya pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan.

"Begitu menerima laporan dari tim di lapangan jam tujuh malam bahwa titik api mulai membesar, kami memutuskan untuk segera berkoordinasi dan bertolak ke Bromo untuk memantau situasi secara langsung," ujar Emil di lokasi.

Saat peninjauan, kobaran api di beberapa titik terpantau sudah relatif mengecil berkat penanganan cepat dan kesiapsiagaan segenap elemen gabungan di lapangan terdiri dari petugas Bromo Tengger Semeru (TNBTS), BPBD, relawan lokal, serta aparat TNI/Polri.

Wagub Emil juga menemukan langsung beberapa titik api baru di pinggir jalan yang belum tersisir. Hal ini terjadi karena terbatasnya jarak pandang serta terkurasnya energi para petugas setelah berjuang memadamkan api utama di Bukit Kingkong.

Dalam tinjauannya pada dini hari tersebut, Wagub Emil memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terus bersiaga tanpa kenal waktu di tengah cuaca dingin ekstrem lereng Bromo demi menyisir sisa-sisa titik api agar kebakaran tidak menyebar lebih luas.

"Kami mengapresiasi tinggi dedikasi seluruh tim gabungan BPBD, TNBTS, TNI/Polri, hingga relawan yang telah berjuang keras sejak sore. Namun, kewaspadaan tidak boleh turun. Dari hasil penyisiran dini hari ini, kami memetakan sejumlah penanganan taktis agar respons di kawasan rawan ini bisa jauh lebih cepat dan terukur," ujar Emil.

Dari hasil evaluasi langsung di lapangan, Wagub Emil menekankan pentingnya penguatan armada respons cepat. Mengingat medan Bromo yang terjal dan beban muatan membuat mobilisasi truk tangki membutuhkan waktu lebih dari satu jam, Pemprov Jatim mendorong disiagakannya unit armada pick-up yang dilengkapi tandon air serta pompa Alkon. Skema ini disiapkan untuk memadamkan percikan api awal secara cepat sebelum kobaran membesar.

Selain kesiapan armada, penanganan taktis juga menyasar aksesibilitas medan tebing di sepanjang jalan yang memiliki ketinggian sekitar 4 meter. Personel di lapangan akan dibekali peralatan pendukung seperti tangga portabel, APAR, hingga jet shooter agar dapat menjangkau titik api di atas tebing dengan cepat dan aman.

Di sisi lain, mengingat titik api di tepi jalan sering kali luput dari pengawasan, frekuensi patroli di sepanjang rute utama Wonokitri-Bukit Kingkong akan makin ditingkatkan.

Langkah ini berjalan selaras dengan manajemen stamina para petugas gabungan, sehingga penyisiran titik api tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan kondisi fisik personel di lapangan.

"Karakteristik Bromo dengan angin kencang dan medan terjal menuntut kita untuk bergerak fleksibel. Dengan kombinasi armada fast-response dan peningkatan intensitas patroli, kita ingin memastikan setiap titik api bisa ditangani sedini mungkin," tegas Emil.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah menggelar rapat bersama Menteri Kehutanan. Dalam penanganan karhutla tersebut, Karo Ops ditugaskan untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengoordinasikan pengamanan, termasuk kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan penanggulangan bencana alam.

Wagub Emil mengatakan status siaga darurat juga menjadi dasar untuk meningkatkan langkah penindakan apabila ditemukan pelanggaran hukum.

“Karo Ops ini kemudian akan memastikan karena ini sudah kategori siaga darurat, maka sudah ada dasarnya di kebencanaan untuk melakukan peningkatan penindakan hukum apabila ada pelanggaran hukum,” pungkasnya. (Sal/red)

banner 300x250

Berita Terkait

banner 300x250