SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban

SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban. (Red)
SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban. (Red)
banner 728x90

SURABAYA VIRAL — Memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Danareksa (Persero) selaku Holding BUMN Danareksa bersama seluruh anggota holding bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan hewan kurban berupa 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing.

Penyaluran hewan kurban tersebut digelar di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Program bertajuk “Kurban Berkah Berdayakan Desa” ini, diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan bagi sekitar 3.800 keluarga prasejahtera di tujuh kelurahan ring satu SIER, sekaligus menggerakkan roda ekonomi mikro masyarakat dari hulu ke hilir melalui multiplier effect ekosistem kawasan industri.

Penyaluran kurban ini merupakan kontribusi kolektif dari klaster inti, yaitu PT Kawasan Industri Medan (KIM), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) (JIEP), PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), dan PT SIER, serta klaster non-inti yang mencakup PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Capital, dan PT Danareksa Finance.

Sebagai informasi, jumlah hewan kurban yang didistribusikan meningkat sekitar 27 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya di Makassar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Ngurah Wirawan; Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Danareksa (Persero), Ahmad Fauzie Nur; Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati; para direktur anggota Holding BUMN Danareksa; Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan dan Inovasi Baznas RI, H Syarifuddin SAg, ME; serta jajaran pimpinan Baznas Jawa Timur dan Baznas Kota Surabaya.

Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan mengatakan, ibadah kurban sejatinya adalah instrumen redistribusi kesejahteraan yang sangat efektif di mana setiap hewan kurban menghidupkan rantai ekonomi yang panjang, mulai dari peternak, sopir truk, hingga penggerak ekonomi skala kecil seperti pembuat plastik pembungkus.

“Fenomena backward economy ini sejalan dengan DNA Holding strategis Kawasan Industri di mana kami hadir sebagai lokomotif yang menarik rantai pasok di belakangnya untuk menggerakkan perekonomian kerakyatan,” kata Ngurah.

Dia menambahkan, momen kepedulian ini menegaskan kompas strategis perusahaan yang saat ini tengah bertransformasi menjadi Kawasan Industri Indonesia, yakni ekosistem holding kawasan industri yang berfokus menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Sebagai informasi, Klaster Kawasan Industri yang dikelola Holding mencakup tujuh kawasan strategis dari Medan, Jakarta, Semarang, Batang, Surabaya, hingga Makassar.

Posisi ini menjadikan Holding sebagai salah satu pengelola kawasan industri terluas di tanah air, dengan akses langsung kepada ribuan tenaga kerja, pelaku usaha, dan komunitas penyangga.

“Melalui kemitraan strategis dengan Baznas, inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini ditargetkan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait pengentasan kemiskinan (SDG 1) dan kelaparan (SDG 2), selaras dengan visi Asta Cita pemerintah,” kata Ngurah.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, menilai Idul Adha bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, melainkan pengingat tentang arti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Idul Adha mengajarkan tentang ketulusan dalam memberi dan keberanian untuk berbagi. Kurban menjadi pengingat bahwa keberadaan kita akan semakin bermakna ketika mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain,” tutur Lussi.

Ia menambahkan, kegiatan kurban bersama tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar kawasan industri.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat secara nyata, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan memperkuat kebersamaan antara perusahaan dengan masyarakat,” ucapnya.

Lussi turut menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI dan Baznas Kota Surabaya yang telah menjadi mitra strategis dalam memastikan penyaluran kurban berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kawasan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusi sosial yang mampu dirasakan masyarakat sekitar.

“Kami percaya kawasan industri yang baik adalah kawasan yang tumbuh bersama lingkungannya dan mampu memberikan dampak sosial yang nyata,” katanya.

Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi Baznas RI, Syarifuddin, mengapresiasi konsistensi kontribusi Holding BUMN Danareksa sejak 2018 dan memastikan standar ketat dalam pelaksanaannya.

“Kolaborasi ini adalah model ideal kemitraan dunia usaha dan lembaga zakat nasional. Kami memastikan seluruh proses dijalankan sesuai prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," kata Syarifuddin.

Syarifuddin menambahkan, seluruh hewan kurban telah lolos uji klinis dan memenuhi kaidah syariat Islam.

Dengan pendataan yang presisi, kami memastikan amanah dari ekosistem Kawasan Industri Indonesia ini terdistribusi secara transparan, adil, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

“Melalui semangat berbagi pada Idul Adha, Holding BUMN Danareksa berharap kolaborasi lintas anggota Holding ini terus tumbuh sebagai gerakan solidaritas sosial untuk memperkuat keterhubungan antara kawasan industri dengan masyarakat di sekelilingnya,” tutup Ngurah. (Sal/red)

banner 300x250

Berita Terkait

banner 300x250