BPBD Jatim Kenalkan Edukasi Bencana di Sekolah Rakyat Se-Jatim

BPBD Jatim Kenalkan Edukasi Bencana di Sekolah Rakyat Se-Jatim. (Red)
BPBD Jatim Kenalkan Edukasi Bencana di Sekolah Rakyat Se-Jatim. (Red)
banner 728x90

GRESIK VIRAL - Di sela konsentrasi penanganan Karhutla Gunung Bromo, Tim BPBD Jatim juga terus melakukan upaya penguatan kapasitas kebencanaan di lingkungan sekolah.

Kali ini, kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim dan Badan Perpustakaan & Kearsipan (Baperpusip) Jatim ini akan menyasar seluruh Sekolah Rakyat (SR) yang ada di Jawa Timur.

Sebanyak 18 sekolah rakyat yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Jatim akan mendapat pembelajaran kebencanaan dalam beberapa waktu ke depan.

Khusus pada hari ini, Senin (10/8/2026), kegiatan edukasi kebencanaan ini berfokus di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Gresik yang berlokasi di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu.

Sedikitnya, 405 siswa yang terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 225 siswa SMA mengikuti kegiatan ini dengan didampingi para guru dan para wali asrama.

Kegiatan yang disemarakkan dengan kehadiran Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) ini diawali dengan pengenalan potensi bencana di Jatim dan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD).

Selanjutnya, para siswa dan guru SRT 1 Kab. Gresik diajak melakukan simulasi evakuasi gempa bumi dan pemadaman api.

Selain berbagai materi dari Tim BPBD, para peserta juga mendapat materi story telling dari Baperpusip Jatim dan dukungan psikososial dari Tim Dinsos Jatim.

Lily Sajidah Bestari, Wakil Kepala Sekolah SRT 1 Gresik menyampaikan terimakasih atas kolaborasi Tim BPBD Jatim, Dinsos dan Baperpus Arsip Jatim, yang telah mengedukasi para siswa dan guru terkait masalah kebencanaan.

Baginya, materi ini sangat penting sekali karena keberadaan SRT 1 Gresik ini berada di wilayah yang memiliki potensi gempa dan kebakaran.

"Dengan simulasi yang diajarkan kepada siswa dan para guru tadi, insya Allah akan menjadi pembelajaran yang baik bagi kesiapsiagaan bencana di sekolah ini," ujarnya.

Sementara, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara menegaskan, kegiatan edukasi bencana di SRT 1 Gresik ini merupakan kali kedua, setelah edukasi serupa di SRT Kota Pasuruan, awal Agustus lalu.

Dikatakan, apa yang dilakukan kolaborasi Tim BPBD Jatim saat ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melalui Kalaksa BPBD Jatim, akan perlunya edukasi kebencanaan bagi semua lapisan masyarakat.

"Dengan berbagai materi yang telah diberikan, mulai dari PPGD hingga simulasi evakuasi gempa bumi dan pemadaman api, kami berharap segenap siswa maupun guru di sekolah rakyat ini bisa semakin paham akan potensi bencana, sehingga mampu mengurangi risiko bencana yang ada," ujarnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Kabid Rehabilitasi Sosial yang juga Plt. Kabid Penanganan Bencana Dinsos Jatim Arif Ardiansyah dan Kabid Pelayanan Perpustakaan & Informasi (PPI) Baperpusip Jatim, Ida Tri Wulandari. (Sal/red)

banner 300x250

Berita Terkait

banner 300x250