KORPRI Jatim Ambil Alih RS Pura Raharja, Rapat Direksi Perdana Langsung Digelar

dr Makhyan Jibril Al Farabi pimpin rapat direksi perdana RS Pura Raharja, Senin (5/1/2026). (Red)
dr Makhyan Jibril Al Farabi pimpin rapat direksi perdana RS Pura Raharja, Senin (5/1/2026). (Red)
banner 728x90

SURABAYA VIRAL - Perkumpulan Abdi Negara Jatim resmi menunjuk CEO dan Direktur baru untuk bekerja di RS Pura Raharja.

Prof Joni Wahyuhadi resmi ditunjuk sebagai CEO RS Pura Raharja menggantikan Ishaq Jayabrata, sedangkan dr Makhyan Jibril Al Farabi resmi ditunjuk sebagai Direktur RS Pura Raharja menggantikan Dr Ary Sylviati.

Bahkan dr Makhyan Jibril Al Farabi langsung menggelar rapat direksi perdana, Senin (5/1/2026).

Bersama kuasa hukum, Kepala BKD Jatim yang juga Sekretaris DP KORPRI Jatim Indah Wahyuni mengantarkan langsung dr Mahkyqn Jibril Al Farabi untuk mulai bekerja dan menjalankan tugas sebagai Direktur RS Pura Raharja.

“Dengan adanya pernyataan resmi dari Bapak Rasiyo yang menyatakan bahwa beliau tidak pernah menandatangani perpanjangan CEO Ishaq Jayabrata, maka jelas sudah,” kata Indah, pada media.

“ Apalagi kami pun mengangkat Prof Joni sebagai CEO yang baru di tahun 2024, dan itu sudah sesuai dengan prosedur. Karena tahun 2023 kan Pak Ishaq sudah selesai, masa jabatannya sudah habis, jadi nggak ada masalah,” imbuhnya.

Sedangkan untuk dr Makhyan Jibril Al Farabi ditunjuk sebagai direktur karena Dr Ary Sylviati masa jabatannya berakhir pada Februari 2026.

Dalam prosesnya hari ini, Perkumpulan Abdi Negara Jatim turut mengumpulkan empat kepala bagian RS Pura Raharja untuk mengenalkan direktur baru dan menegaskan bahwa layanan rumah sakit tidak akan terganggu.

“Yang pertama kami inginkan adalah pergantian pimpinan ini tidak mengganggu layanan rumah sakit. Jadi kami sangat komitmen dengan layanan rumah sakit,” tegas Indah.

“Dan kami minta kepada seluruh karyawan tadi untuk tetap tenang. Jadi kami tidak akan memberhentikan karyawan siapa pun yang bekerja di sini, sepanjang yang bersangkutan bisa bekerja sama dengan kami, dengan pengurus manajemen yang baru,” imbuhnya.

Sinergi dan kerja sama ditekankan oleh perkumpulan karena hal itu yang tidak didapatkan dari managemen sebelumnya.

Di managemen sebelumnya, Perkumpulan Abdi Negara mengaku kerap dipersulit. Seperti saat memasang logo KORPRI tidak diperkenankan, diminta laporan keuangan tidak kooperatif. Bahkan ketika mendapat laporan rugi, ketika diajukan proses audit justru tidak disambut baik.

Ia dan perkumpulan berharap hal-hal tersebut tidak kembali terulang dalam managemen yang baru.

“Mulai hari ini dr Jibril resmi menjabat selaku direktur rumah sakit yang baru. Hari ini sudah bekerja ya, sudah bekerja di sini,” tandasnya.

Tidak hanya itu, rencananya dua hari ke depan Sekdaprov Jatim Adhy Karyono selaku Ketua Umum Perkumpulan Abdi Negara Jatim juga akan datang ke RS Pura Raharja. Untuk meninjau langsung fasilitas dan jalannya pelayanan RS Pura Raharja.

“Hari Jumat, Ibu Gubernur juga akan datang ke sini. Ibu Gubernur datang bersama dengan Komisi A. Karena ini juga menjadi komitmen bersama untuk memenuhi layanan dasar masyarakat,” tegasnya.

Sebagai pengurus KORPRI yang memiliki RS Pura Raharja, ia meminta seluruh elemen dan karyawan rumah sakit mendukung adanya langkah baru ini. Tujuannya tak lain untuk memperlancar layanan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Jika ada yang menghambat ya mudah saja. Kita ini kan di Pemprov Jatim punya enam rumah sakit besar. Kami siap mendatangkan ke sini untuk mem-backup rumah sakit ini,” tegasnya.

Di sisi lain, dr Makhyan Jibril dalam sambutannya menegaskan pihaknya siap untuk membesarkan rumah sakit ini. Ia bahkan yakin rumah sakit ini akan berkembang.

“Rumah sakit ini luar biasa potensinya. Bahkan ada bule Belanda yang berobat ke sini. Terlebih ada potensi juga dari ASN Pemprov Jatim yang bisa diajak untuk memaksimalkan dan memanfaat layanan rumah sakit Pura Raharja,” ujar Jibril. (Sal/red)

banner 300x250

Berita Terkait

banner 300x250