Adhy Karyono Ungkap Rencana Pengembangan RS Pura Raharja, dari Pengadaan Tanah hingga Home Care

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang juga Ketua Umum Perkumpulan Abdi Negara Jatim serta Ketua Dewan Pengurus Provinsi KORPRI Jatim, Adhy Karyono. (Red)
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang juga Ketua Umum Perkumpulan Abdi Negara Jatim serta Ketua Dewan Pengurus Provinsi KORPRI Jatim, Adhy Karyono. (Red)
banner 728x90

SURABAYA VIRAL - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang juga Ketua Umum Perkumpulan Abdi Negara Jatim serta Ketua Dewan Pengurus Provinsi KORPRI Jatim, Adhy Karyono mengungkap sejumlah rencana pengembangan RS Pura Raharja Surabaya.

"Dari sisi bangunan akan kita kembangkan, termasuk pengadaan tanah yang akan dijadikan gedung rawat jalan dan penambahan jumlah tempat tidur,” katanya usai Tasyakuran RS Pura Raharja, Jumat (9/1/2026) malam.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas peralatan medis, pengembangan layanan, hingga penambahan layanan home care juga menjadi fokus ke depan. RS Pura Raharja juga ditargetkan naik status menjadi Rumah Sakit Umum Tipe C dengan program-program unggulan.


“Sejak dulu rumah sakit ini dikenal kuat pada layanan kesehatan ibu dan bayi. Ke depan, itu akan kita perkuat lagi, ditambah dengan beberapa layanan spesialisasi lainnya,” pungkas Adhy Karyono.

Pasca pengambilalihan, pihaknya juga akan  melakukan serangkaian audit sebagai bagian dari proses pembenahan dan pengembangan rumah sakit.

"Audit bangunan menjadi langkah awal, disusul audit peralatan medis, dan audit keuangan," terangnya.

Dia menjelaskan bahwa tasyakuran ini digelar setelah status RS Pura Raharja kembali ditegaskan sebagai rumah sakit milik KORPRI Jawa Timur yang dikelola oleh Perkumpulan Abdi Negara Jatim.

“Kita sudah mendudukkan kembali status RS Pura Raharja sebagai rumah sakit milik KORPRI Jatim. Kita juga sudah menunjuk CEO dan Direktur yang baru,” ujar Adhy.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutan pada acara tersebut menegaskan bahwa tasyakuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan ikhtiar bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin terintegrasi, profesional, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Menurutnya, RS Pura Raharja memiliki nilai historis dan filosofis yang kuat karena didirikan dari semangat gotong royong para anggota KORPRI Jawa Timur di masa lalu. Rumah sakit ini, kata Khofifah, merupakan wujud nyata amal jariah yang manfaatnya terus mengalir hingga hari ini.

“Pendiri rumah sakit ini adalah para anggota KORPRI. RS ini didedikasikan untuk masyarakat dan menjadi bagian dari ikhtiar KORPRI untuk menanam amal jariah. Insya Allah, jariah KORPRI yang dulu sempat urunan hingga berdirinya RS ini akan terus mengalir manfaatnya,” ujar Khofifah. (Sal/red)

banner 300x250

Berita Terkait

banner 300x250