SURABAYA VIRAL — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang merupakan anggota Holding BUMN Danareksa, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-52 dengan penuh rasa syukur.
Lebih dari setengah abad, SIER konsisten membangun kawasan industri yang tangguh, berdaya saing, berkelanjutan, sekaligus menjadi pengungkit perekonomian nasional.
Perayaan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Keuangan, Administrasi dan Manajemen Risiko yang juga merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama PT SIER, Rizka Syafittri Siregar, dalam acara Tasyakuran HUT Ke-52 yang digelar di Hall Basroni Rizal Wisma SIER pada, Jumat (27/2/2026).
Hadir dalam acara tersebut dewan komisaris, direksi, karyawan dan Perkumpulan Pensiunan Karyawan SIER (PPKS) serta mantan direksi SIER.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, SIER juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang berasal dari kawasan ring satu SIER sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan.
Suasana semakin khidmat dengan tausiyah dari Ustadz Pantun, KH Taufiqurrahman SQ, yang mengingatkan pentingnya rasa syukur dan integritas dalam setiap langkah pengabdian.
Dalam momentum spesial di Bulan Suci Ramadan itu, Rizka menegaskan bahwa usia 52 tahun menjadi pijakan penting bagi SIER untuk terus naik kelas.
Tidak hanya dari sisi skala bisnis dan layanan, tetapi juga dalam penguatan tata kelola, inovasi, serta komitmen keberlanjutan yang memberi manfaat luas bagi tenant, masyarakat, dan lingkungan.
“SIER bukan hanya menghadirkan kawasan industri, tetapi juga menghidupkan ribuan lapangan kerja serta menggerakkan roda ekonomi Jawa Timur dan Indonesia. Di usia ke-52 ini, kami tidak sekadar bertahan, tetapi melesat meningkatkan kualitas layanan, inovasi, dan standar keberlanjutan,” ujar Rizka.
Mengusung tema “Amazing Level Up Together”, SIER menegaskan komitmen transformasi melalui tata kelola yang profesional dan tepercaya, digitalisasi layanan, serta penguatan efisiensi operasional.
Salah satu langkah konkret adalah diraihnya sertifikat halal untuk produk air bersih hasil pengolahan limbah cair (recycle), sebagai bentuk peningkatan standar layanan sekaligus jaminan kualitas bagi tenant.
Peningkatan fasilitas juga diwujudkan melalui kehadiran SIER Transit Point dan PIER Transit Point sebagai solusi parkir bagi truk atau kendaraan angkutan yang mengantre masuk ke area pabrik.
Selain itu, tersedia fasilitas pergudangan, SPKLU, serta pemanfaatan energi surya sebagai bagian dari komitmen transisi energi bersih.
Di kawasan industri PIER, Pasuruan, SIER menghadirkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Lestari berkapasitas 50 ton sampah per hari.
Fasilitas ini dilengkapi mesin pencacah dan sistem pemilahan untuk mendukung prinsip Zero Waste to Landfill, sekaligus memperkuat posisi SIER sebagai pengelola kawasan industri berkelanjutan.
“Level up bagi kami berarti terus memperbaiki diri, menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan industri, serta menjaga bumi untuk generasi mendatang. Amazing karena kami terus melampaui batas, dan together karena pertumbuhan terbaik lahir dari kolaborasi bersama stakeholder baik dengan tenant, mitra, pemerintah, dan masyarakat,” tutup Rizka.
Sebagai informasi, SIER merupakan pengelola kawasan industri pertama di Provinsi Jawa Timur yang berdiri pada 28 Februari 1974 atas kerja sama Pemerintah Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kota Surabaya. Sejak 2022, SIER tergabung dalam Holding BUMN Danareksa.
Saat ini, SIER mengelola tiga kawasan industri di Rungkut (Surabaya), Berbek (Sidoarjo), dan Rembang (Pasuruan). Setelah lebih dari lima dekade, SIER terus bertumbuh menjadi kawasan industri terintegrasi yang tidak hanya mendorong investasi dan lapangan kerja, tetapi juga membangun ekosistem industri hijau yang adaptif dan tangguh. (Sal/red)