Breaking News!! Menag Resmi Copot Muzakki dari Rektor UINSA

Mahasiswa segel kampus UINSA Surabaya. (Red)
Mahasiswa segel kampus UINSA Surabaya. (Red)
banner 728x90

SURABAYA VIRAL - Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi memberhentikan Akh. Muzakki dari posisi Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Pemberhentian tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 060729/MA.KP.07/09/2026.

“KMA tentang pemberhentian Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya terbit menyusul surat pernyataan pengunduran diri yang disampaikan oleh Prof. Muzakki pada 22 September 2026,” terang Kepala Biro SDM Setjen Kemenag, Muhammad Zain, dikutip dari laman resmi kemenag.go.id, Rabu (23/9/2026) malam.

Menurutnya, Menag memberhentikan Muzakki dengan hormat dan ucapan terima kasih atas jasa-jasanya selama ini.

Menag lantas menunjuk Dirjen Pendidikan Islam Prof. Amien Suyitno sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UINSA.

Penunjukan Plt sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama No 17 Tahun 2021 tentang Perubahan atas PMA No 68 tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan yang Diselenggarakan Pemerintah.

Pasal 12 regulasi ini mengatur bahwa apabila masa jabatan Rektor/Ketua berakhir dan Rektor/Ketua yang baru belum dilantik, Menteri menetapkan perpanjangan masa jabatan Rektor/Ketua atau mengangkat pejabat lain sebagai pelaksana tugas (Plt) sampai dengan dilantiknya Ketua/Rektor baru.

“Jadi selaku Plt, Prof Suyitno akan bertugas sampai dengan dilantiknya Rektor UIN Surabaya yang baru dalam waktu secepatnya,” terang Muhammad Zain.

Pada Selasa sore, petinggi Kementerian Agama menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI. RDP menghadirkan Menteri Agama Nazarudin Umar, Sekjen Kemenag Kamarudin Amin, hingga Dirjen Pendidikan Islam Suyitno.

RDP membahas polemik rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Dalam RDP Menteri Agama berjanji akan menyelesaikan masalah UINSA dalam 3 hari kedepan. "Kami akan selesaikan dalam 3 hari kedepan," kata Menag.

Dia juga mengaku kecolongan dalam pemilihan rektor UINSA, karena dengan menggunakan regulasi yang sama, penolakan tidak pernah terjadi di puluhan perguruan tinggi di bawah Kemenag.

Gelombang aksi penolakan Akh Muzakki sebagai Rektor UINSA Surabaya untuk kedua kalinya terjadi sejak hari pertama usai dilantik Selasa (15/9/2026) lalu.

Kelompok mahasiswa dari berbagai fakultas menggelar aksi menduduki rektorat, membakar bekas hingga menyegel pintu gerbang kampus untuk melumpuhkan aktifitas perkuliahan.

Bukan hanya mahasiswa, sebagian dosen juga mogok mengajar sehingga aktifitas belajar mengajar di 2 kampus UINSA lumpuh. (Sal/red)

banner 300x250

Berita Terkait

banner 300x250